Cara Mengatasi File Corrupted and Unreadable
Pernahkah Anda mengalami file penting di komputer atau
flashdisk tiba-tiba tidak bisa dibuka dan muncul pesan error “File is
corrupted and unreadable”? Kondisi ini cukup menyebalkan, apalagi jika file
tersebut berisi data kerja, dokumen penting, atau foto pribadi. Masalah file
corrupt biasanya disebabkan oleh kerusakan sistem file, virus, atau kesalahan
saat proses penyimpanan. Untungnya, ada beberapa cara yang dapat dicoba untuk
memperbaikinya.
Penyebab File Corrupted and Unreadable
Sebelum masuk ke cara mengatasi, ada baiknya memahami
penyebab umum file menjadi rusak, di antaranya:
- Shutdown
mendadak – komputer mati tiba-tiba saat file masih digunakan.
- Serangan
virus atau malware – virus dapat merusak struktur file.
- Kerusakan
media penyimpanan – seperti bad sector pada hardisk atau flashdisk.
- Gangguan
saat proses copy/paste – transfer data yang gagal bisa membuat file
corrupt.
- Ketidaksesuaian
versi software – file dibuat di software versi baru tetapi dibuka
dengan versi lama.
Cara Mengatasi File Corrupted and Unreadable
1. Gunakan Fitur Check Disk (CHKDSK)
Jika file berada di flashdisk atau hardisk eksternal, coba
periksa menggunakan perintah CHKDSK.
- Tekan
Windows + R, ketik cmd lalu tekan Enter.
- Ketik
perintah berikut:
- chkdsk X: /f /r
(Ganti X dengan huruf drive yang bermasalah, misalnya E:)
- Tekan
Enter dan tunggu proses selesai.
Metode ini akan memindai serta memperbaiki kerusakan pada sistem file penyimpanan.
2. Gunakan File Repair Tool
Ada banyak software pihak ketiga yang dapat memperbaiki file
rusak, misalnya:
- Stellar
File Repair (untuk dokumen Office, foto, video).
- Hetman
File Repair.
- Remo
Repair.
Cukup instal salah satu aplikasi, pilih file rusak, lalu jalankan proses perbaikan.
3. Gunakan Fitur Open and Repair di Microsoft
Office
Jika file yang rusak berupa dokumen Word, Excel, atau
PowerPoint, lakukan langkah berikut:
- Buka
Microsoft Word/Excel/PowerPoint.
- Klik
File > Open > Browse.
- Pilih
file yang rusak, klik tanda panah kecil di tombol Open, lalu pilih Open
and Repair.
Cara ini sering berhasil untuk memperbaiki dokumen Office yang corrupt.
4. Coba Buka dengan Program Lain
Terkadang file tidak benar-benar rusak, hanya formatnya yang
tidak dikenali oleh aplikasi default.
- Contoh:
file .docx bisa dibuka dengan Google Docs.
- File
video rusak bisa dicoba dengan VLC Media Player.
- File
gambar bisa dibuka di aplikasi edit foto lain.
5. Pulihkan File dari Backup
Jika sebelumnya Anda sudah mengaktifkan File History
atau menyimpan di cloud (Google Drive, OneDrive, Dropbox), coba cek apakah ada
salinan file lama yang masih bisa digunakan. Backup merupakan solusi tercepat
saat file sudah tidak bisa diperbaiki.
6. Gunakan Software Recovery
Jika file benar-benar hilang atau tidak bisa diperbaiki,
gunakan aplikasi data recovery seperti:
- Recuva
- EaseUS
Data Recovery Wizard
- Disk
Drill
Aplikasi ini dapat mencari file lama yang mungkin masih tersisa di penyimpanan.
7. Format Ulang Drive (Jika Semua Gagal)
Jika banyak file di drive menjadi corrupted, bisa jadi
penyimpanan sudah bermasalah. Solusi terakhir adalah format ulang drive
agar kembali normal. Namun, cara ini akan menghapus semua data, jadi pastikan
sudah dicoba recovery terlebih dahulu.
Tips Mencegah File Rusak di Masa Depan
- Selalu
lakukan backup data penting di lebih dari satu tempat.
- Hindari
mencabut flashdisk/hardisk eksternal tanpa Eject.
- Gunakan
antivirus untuk melindungi dari malware.
- Hindari
mematikan komputer secara paksa.
- Gunakan
software resmi dan up-to-date.
File corrupted and unreadable memang menjadi masalah serius,
terutama jika data yang hilang sangat penting. Namun, dengan langkah-langkah
seperti menggunakan CHKDSK, software file repair, recovery tool, hingga backup,
kemungkinan besar data masih bisa diselamatkan. Yang tak kalah penting, lakukan
pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Post a Comment